DESA TLEMANG – Dalam rangka meningkatkan komitmen untuk kesehatan dan kesejahteraan warga desa, program non-fisik dari Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 kembali mempersembahkan aktivitas edukasi. Anggota Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cabang XXVII Dim 0812/Lamongan bersama kader PKK dari Desa se-Kecamatan Ngimbang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan yang diadakan di Balai Desa Tlemang.
Penyuluhan ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Satgas TMMD 129 dan Dinas Peternakan serta Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, dan menampilkan drh. Aulia Faradela Azam sebagai narasumber yang berkompeten. Dalam sesi penyampaian materi, Aulia membekali peserta dengan pengetahuan penting tentang cara memilih, mengolah, dan menyajikan bahan pangan asal hewan yang bersih dari kontaminasi bakteri serta zat berbahaya.
Drh. Aulia menjelaskan bahwa penyuluhan ini menekankan penerapan praktik baik dalam kehidupan sehari-hari agar gizi yang dikonsumsi keluarga tetap terjaga kebersihannya dan berkualitas. Hal ini sejalan dengan upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Ngimbang.
Lebih lanjut, Aulia juga menyoroti betapa pentingnya peranan para ibu sebagai penjaga utama keamanan pangan di rumah tangga. “Keamanan pangan berawal dari dapur. Dengan memberikan edukasi ini, ibu-ibu Persit dan kader PKK diharapkan dapat mengenali bahan pangan yang segar, sehat, dan mematuhi cara pengolahan yang higienis. Pangan yang aman merupakan fondasi untuk menciptakan generasi yang cerdas dan bebas dari stunting,” katanya.
Interaksi selama penyuluhan berlangsung menarik, dengan banyak peserta yang aktif bertanya tentang cara menangani bahan makanan sehari-hari. Kerja sama yang terjalin antara anggota Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 dan kader PKK se-Kecamatan Ngimbang semakin menegaskan komitmen bersama dalam menyukseskan program pemberdayaan masyarakat di lokasi TMMD. Salah seorang perwakilan dari Persit KCK mengungkapkan rasa syukur atas ilmu yang didapat dan berharap informasi tersebut dapat disebarluaskan kepada masyarakat sekitar.
Ibu Agus, salah satu peserta, menyatakan, “Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sebagai ibu rumah tangga, pengetahuan mengenai bahan pangan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) sangat penting. Kami berterima kasih kepada Satgas TMMD dan Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan dan berkomitmen untuk meneruskan ilmu ini kepada keluarga dan tetangga kami agar budaya hidup sehat bisa semakin berkembang.”
Dengan diselenggarakannya aktivitas non-fisik seperti ini, Satgas TMMD ke-129 menunjukkan bahwa perhatian mereka tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di Desa Tlemang dan sekitarnya, menuju masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.
