Nabire, Papua Tengah – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ditandai dengan semangat gotong royong yang tinggi. Anggota Kodim 1705/Nabire berkolaborasi dengan satuan BKO seperti Brigif 82/WKB, Denzipur 12/OHH, dan Yon TP 804/DBAY, bersatu melakukan pembangunan bersama masyarakat setempat.
Keterlibatan warga dalam setiap aktivitas pembangunan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Dengan bersama-sama menyelesaikan berbagai target program, terbangun semangat yang tinggi serta rasa peduli terhadap pengembangan komunitas di sekitarnya.
Dandim 1705/Nabire, Letkol Inf Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., menjelaskan bahwa partisipasi berbagai satuan dalam TMMD menggambarkan sinergitas dalam membantu pemerintah daerah untuk mempercepat laju pembangunan di Kabupaten Nabire. “Kami melibatkan berbagai satuan, bertindak siang dan malam, berkolaborasi dengan masyarakat demi pembangunan Papua Tengah,” ujarnya.
Fokus utama dari program ini mencakup beberapa sasaran fisik, seperti pembukaan dan pengerasan jalan, revitalisasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan MCK, serta penggalian sumur bor. Di samping pembangunan fisik, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan terkait wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, upaya pencegahan stunting, serta bela negara. Hal ini diharapkan bisa mempererat hubungan antara prajurit dan warga, serta meningkatkan kepercayaan dalam hubungan TNI-Rakyat.
