Luwu Timur – Suara mesin molen terus menggema di area pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 1403/Palopo. Bunyi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi antara Satgas TMMD dengan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan di Dusun Kelapa Dua, Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Kamis (15/10/2026).
Jembatan yang sedang dikerjakan memiliki dimensi panjang 6 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 3 meter. Pada proses pembangunan, anggota Satgas tampak aktif berkolaborasi, saling membantu dalam menyiapkan campuran beton yang dibutuhkan.
Beberapa warga mengambil peran memasukkan pasir dan batu split ke dalam campuran, sementara anggota Satgas lainnya bertugas melakukan pencampuran semen dan menakar air. Ketika semua material terkumpul di dalam molen, mesin pun mulai berputar dan mencampurkan bahan-bahan tersebut hingga siap digunakan.
Kekompakan di antara warga dan Satgas terlihat begitu harmonis tanpa perlu banyak instruksi. Setiap individu tahu perannya masing-masing, sehingga proses pengerjaan berjalan dengan lancar. Kapten Inf Galih, Pasiter Kodim 1403/Palopo, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini.
“Kami sangat menghargai semangat masyarakat yang hadir membantu setiap hari. Kerjasama dalam mengisi molen hingga pengecoran beton menunjukkan bahwa TMMD benar-benar menjadi proyek bersama,” ungkap Kapten Inf Galih. Setelah campuran beton selesai, material tersebut segera diangkut dengan gerobak ke lokasi pembangunan jembatan, dan Satgas bersama masyarakat kembali bekerja untuk meratakan beton demi kuatnya struktur yang dihasilkan.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi komunitas, terutama dalam memperlancar akses ke lahan pertanian, sekolah, fasilitas kesehatan, serta perekonomian. Dengan adanya pembangunan ini, TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya bertujuan menciptakan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkokoh semangat kerjasama antara TNI dan warga.
