
JAKARTA – Jenderal TNI Tandyo Budi R. selaku Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memimpin pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi para pejabat strategis di tubuh TNI AD sekaligus melakukan alih Komando dan Pengendalian (alih Kodal) enam Komando Resor Militer (Korem) baru di Aula A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam penataan organisasi untuk meningkatkan struktur komando dan efektivitas tugas di TNI AD.
Dalam acara sertijab tersebut, posisi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) berpindah dari Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa kepada Letjen TNI Tri Budi Utomo. Selain itu, terjadi juga serah terima jabatan di sejumlah posisi kunci, termasuk jabatan Komandan Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Darat dari Letjen TNI Muhammad Hasan kepada Letjen TNI Muhammad Fajar, serta jabatan Panglima Kostrad dari Letjen TNI Muhammad Fajar kepada Letjen TNI Iwan Setiawan.
Disamping itu, Letjen TNI Iwan Setiawan juga menyerahkan jabatannya sebagai Komandan Pusat Infanteri kepada Mayjen TNI Susilo. Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian RI, sedangkan Letjen TNI Tri Budi Utomo sebelumnya berperan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI.
Kasad juga memimpin serah terima jabatan untuk Asisten Intelijen dan Asisten Operasi, serta sejumlah Panglima Kodam lainnya. Alih kodal enam Korem juga dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian struktur komando wilayah, yaitu Korem 033/Wira Pratama dari Kodam I/Bukit Barisan dipindahkan ke Kodam XIX/Tuanku Tambusai, dan seterusnya.
Dengan perubahan ini, TNI AD berharap pembinaan teritorial dan kesiapsiagaan satuan akan semakin baik sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing. Penataan struktur ini diharapkan dapat menjadikan TNI AD lebih adaptif terhadap berbagai tantangan operasional yang dihadapi. Sebelum sertijab berlangsung, acara pelepasan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa telah dilaksanakan dan dihadiri oleh para pejabat TNI AD serta panglima komando utama.
