
Luwu Timur – Ibu Mida yang berusia 70 tahun, warga dari Dusun Kelapa Dua di Desa Cendana, Kecamatan Burau, kini merasakan harapan akan kehidupan yang lebih baik melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo. Rumahnya, yang sebelumnya terbuat dari kayu lapuk dan bocor di bagian atap, sedang menjalani rehabilitasi sejak Minggu (18/10/2026), memberikan harapan baru untuk tempat tinggalnya.
Proyek pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan salah satu fokus tambahan dalam pelaksanaan TMMD, setelah berbagai infrastruktur lainnya. Tim Satgas sudah mulai mengambil langkah pertama dengan merobohkan bagian-bagian rumah yang rusak dan tidak layak huni serta mempersiapkan material seperti kayu, semen, dan pasir untuk mendukung proses pembangunan.
Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, menyatakan bahwa pembangunan RTLH ini merupakan upaya yang sangat relevan bagi kebutuhan masyarakat. “TMMD bukan semata-mata membangun jalan dan jembatan, tapi lebih dari itu, kami membangun harapan. Kami berharap rumah ini akan menjadi layak huni, sehat, dan nyaman bagi keluarga. Ini adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI dan rakyat,” jelasnya saat meninjau lokasi.
Di lokasi temuan, terlihat jelas semangat gotong royong antara anggota Satgas dan masyarakat dalam mengangkut material pembangunan. Meskipun bekerja di bawah panas terik, semua secara antusias melaksanakan tugas mereka. Ibu Mida pun tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya ketika melihat rumahnya mulai diperbaiki. “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Dandim dan semua anggota TNI. Saya tidak pernah menyangka rumah saya yang lama akan diperbaiki seperti ini. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak semua,” ucapnya penuh haru. Dengan target penyelesaian sebelum acara penutupan TMMD ke-130, diharapkan RTLH ini dapat segera memberikan hunian yang aman dan nyaman bagi Ibu Mida.
