Kolaborasi TNI dan Warga Yamboi Hadapi Cuaca Panas dalam Pembangunan Jalan

MANOKWARI SELATAN – Rabu, 21 Oktober 2026. Meski terik matahari menyengat, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan, bersinergi dengan masyarakat setempat, tetap melanjutkan pembangunan jalan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.

Cuaca panas yang menyelimuti area tidak mematahkan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga. Dengan alat-alat sederhana seperti sekop, cangkul, serta gerobak dorong, mereka berkolaborasi mengangkut dan meratakan material agar pembangunan jalan yang merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-130 berjalan lebih cepat.

Keringat yang mengucur dari tubuh mereka tampaknya tidak menjadi persoalan. Bagi satgas TMMD dan masyarakat, terbukanya akses jalan adalah impian yang sangat diharapkan untuk memperlancar berbagai aktivitas sehari-hari, dari mengangkut hasil pertanian hingga memudahkan anak-anak pergi ke sekolah serta meningkatkan perekonomian lokal.

Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD Ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyatakan bahwa apapun kondisinya, semangat pengabdian untuk masyarakat tidak boleh surut. “Cuaca terik bukan penghalang bagi kami untuk terus berkontribusi. Justru, antusiasme masyarakat dalam bergotong royong memberikan dorongan bagi seluruh anggota Satgas TMMD. Kami ingin memastikan jalan yang kami bangun benar-benar memberikan manfaat bagi Kampung Yamboi,” katanya.

Lebih jauh, Dansatgas menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan ini mencerminkan kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, terutama di area pedesaan yang masih butuh peningkatan infrastruktur transportasi.

Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan ini menjadi simbol kuatnya ikatan antara TNI dan rakyat. Berkerja tanpa lelah, mereka bersatu dalam satu tujuan, yaitu menghadirkan jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

“Kami berharap jalan ini bisa mengurangi isolasi daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Setiap usaha kami hari ini adalah investasi untuk masa depan wilayah Kampung Yamboi,” tambahnya.

Dengan program TMMD Ke-130, Kodim 1808/Mansel berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur tetapi juga dengan menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Meskipun matahari terik dan keringat bercucuran, tekad Satgas TMMD bersama masyarakat untuk membuka akses jalan dan mewujudkan kesejahteraan warga Kampung Yamboi tidak akan pernah padam. Setiap tetes keringat adalah bukti nyata soliditas TNI dengan rakyat.

TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel – Bersama Rakyat, Membangun Desa, Membuka Akses, Menyatukan Impian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *