Kolaborasi TNI dan Warga Tingkatkan Proyek Tembok Penahan di Jarin hingga 60%

PAMEKASAN – Kolaborasi antara aparat TNI dan warga setempat terus menunjukkan hasil positif dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan. Di Dusun Paninggin yang terletak di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Satgas bersama masyarakat saling bahu-membahu dalam menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter.

Pada Sabtu (24/10/2026), pembangunan yang sedang berlangsung sudah mencapai progres 60 persen. Capaian ini menandakan kemajuan signifikan terhadap target fisik TMMD yang bertujuan memberikan dukungan bagi keamanan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

TPT memiliki peranan yang krusial, karena berfungsi untuk memperkuat tanah serta mencegah terjadinya longsor. Dengan keberadaan bangunan ini, diharapkan dapat menjaga lingkungan di sekitar akses warga, terutama saat musim hujan tiba.

Babinsa dari Desa Jarin, Serda Syarif, menjelaskan bahwa cepatnya kemajuan pembangunan adalah hasil kerja sama erat antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Semua pihak berusaha untuk menjaga ritme pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. “Alhamdulillah, kami terus mengupayakan pengerjaan TPT ini dengan tekad membangun dan menjaga keamanan jalan yang dilalui warga,” imbuhnya, menggambarkan semangat kolaborasi yang ada.

Warga juga aktif berkontribusi dalam proses pembangunan, membantu dalam berbagai pekerjaan seperti pengangkutan material dan pencampuran semen. Kebersamaan ini tidak hanya mempercepat proses tetapi juga memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat, dimana keduanya saling bekerja untuk menciptakan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Dalam rangka TMMD ke-130, Kodim 0826/Pamekasan menunjukkan komitmennya untuk membangun infrastruktur yang benar-benar mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Pembangunan TPT di Dusun Paninggin merupakan bagian dari usaha yang lebih luas untuk menciptakan keselamatan bagi warga dengan memastikan akses yang aman dan nyaman.

Dengan progres yang kini berada pada angka 60 persen, Satgas TMMD dan masyarakat akan terus berupaya hingga project ini sepenuhnya selesai. Diharapkan, penyelesaian TPT ini dapat memberikan perlindungan pada kondisi tanah dan mendukung akses jalan agar tetap aman bagi warga.

Semangat gotong royong yang terekam di area pembangunan ini merupakan gambaran nyata akan sinergi antara TNI dan rakyat. Kolaborasi ini tidak hanya berkontribusi pada aspek fisik tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan perhatian masyarakat terhadap kemajuan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *