
LUWU TIMUR – Sebuah talud penahan yang membentang sepanjang 400 meter di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, yang merupakan bagian dari program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, telah resmi selesai dibangun. Pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk memperkuat struktur jalan agar lebih tahan terhadap longsoran tanah, khususnya di musim hujan, pada Jumat (30/10/2026).
Dengan selesainya proyek talud ini, masyarakat Dusun Rende-Rende merasa lega. Sebelumnya, jalan di area tersebut seringkali mengalami kerusakan akibat erosi yang disebabkan hujan, menambah risiko bagi para pengendara yang melintas.
Tim Satgas TMMD berkomitmen untuk menjaga keandalan struktur jalan melalui pembangunan ini, sehingga mendukung kelancaran aktivitas penduduk di sekitar. Kapten Inf Badar, selaku Dan SSK Satgas TMMD ke-130, menyatakan bahwa proyek talud telah diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
“Hari ini kami dapat mengonfirmasi bahwa talud telah rampung 100 persen. Pekerjaan ini sesuai dengan belum target, dan kualitas sudah terjamin. Kami akan melanjutkan dengan pemadatan dan penyempurnaan bahu jalan agar akses bagi warga semakin baik,” tutur Kapten Inf Badar. Ia menambahkan bahwa setiap aspek pembangunan TMMD diperhitungkan untuk kebaikan jangka panjang bagi masyarakat. Seorang warga setempat mengungkapkan apresiasi terhadap proyek ini, berterima kasih kepada Kodim Palopo yang telah membuat jalan menjadi lebih aman. Selesainya talud menjadi salah satu contoh sinergi antara TNI dan masyarakat untuk menciptakan infrastruktur desa yang lebih baik. Satgas TMMD ke-130 kini berfokus pada penyelesaian proyek fisik lainnya seperti RTLH dan Jembatan Cendana.
Diharapkan, melalui program TMMD ini, transportasi warga akan semakin aman, infrastruktur desaakan lebih tangguh, serta kesejahteraan masyarakat bertambah.
