Satgas TMMD Ke-130 Tingkatkan Kelayakan Rumah Ibu Heni di Labuhanbatu

LABUHANBATU SELATAN – Tim Satgas TMMD Ke-130 dari Kodim 0209/Labuhanbatu gencar melanjutkan proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dimiliki oleh Ibu Heni Derita Tampubolon, seorang janda berusia 45 tahun, yang menetap di Gang Sanggul Mas, Dusun Sikampak Pekan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dalam aktivitas terbaru ini, para prajurit berfokus pada pelapisan acian semen serta penghalusan permukaan dinding samping kiri rumah dengan menggunakan alat kuas. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan dinding memiliki hasil yang rata dan rapi, sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Dengan semangat gotong royong yang tinggi dan ketelitian, anggota Satgas bekerja keras pada setiap elemen dinding. Proses penghalusan dan penataan lapisan semen dilakukan agar hasilnya semakin memuaskan. Langkah ini merupakan wujud komitmen Satgas dalam menjamin kualitas setiap proses rehabilitasi yang dilakukan.

Bagi Ibu Heni, partisipasi dalam program TMMD Ke-130 memberikan harapan untuk memiliki rumah yang lebih baik. Perubahan progresif yang terjadi pada rumahnya merupakan hasil nyata dari kerjasama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., menekankan bahwa program ini tidak sekadar fokus pada infrastruktur, tetapi juga berkomitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang memerlukan.

Melalui rehabilitasi RTLH, TNI berupaya untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kerja sama dan pengabdian dari personel Satgas diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan, sehingga rumah Ibu Heni akan menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Proses perbaikan dinding yang sedang berlangsung ini menjadi salah satu bentuk dedikasi Satgas TMMD Ke-130 dalam membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga mendatangkan harapan baru bagi penyandang bantuan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *