
KOTA BENGKULU – Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu, penyelesaian lima titik sumur bor menjadi salah satu pencapaian yang signifikan. Setelah menyelesaikan proyek tersebut, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kolonel Inf Condro Edi Wibowo mengarahkan semua personel untuk memfokuskan perhatian pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kamis (5/11/2026).
Arahan tersebut disampaikan sejalan dengan semakin mendekatnya akhir dari program TMMD. Setiap anggota tim diminta untuk memaksimalkan penggunaan waktu dan tenaga agar target pembangunan fisik lainnya bisa diselesaikan tepat pada waktunya.
Menurut Condro, setiap keberhasilan dalam menyelesaikan satu sasaran pembangunan seharusnya dapat memotivasi semua anggota untuk segera menuntaskan proyek berikutnya. “Saya sangat berterima kasih kepada anggota yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan lima titik sumur bor. Saya harap semua bisa lebih fokus untuk merehabilitasi RTLH dengan tetap memperhatikan kualitas hasil yang diharapkan,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kerjasama dan koordinasi yang baik antara tim Satgas dan masyarakat sekitar. Ia percaya semangat gotong royong dari warga sangat membantu kelancaran dalam setiap fase pembangunan.
Rehabilitasi RTLH merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Melalui inisiatif ini, rumah-rumah yang membutuhkan perbaikan diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta perlindungan yang lebih baik bagi pemukimnya.
Satgas TMMD berkomitmen untuk mengoptimalkan setiap pengerjaan rumah sambil tetap menjaga kualitas konstruksi. Dengan demikian, sasaran rehabilitasi bukan hanya selesai sesuai jadwal tetapi juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kodim 0407/Kota Bengkulu bertekad menyelesaikan semua sasaran TMMD ke-130 dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan dalam pembangunan sumur bor dan rehabilitasi RTLH diharapkan dapat menjadi pertanda nyata pengabdian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.
