Inisiatif Satgas TMMD Mantapkan Pertahanan Tebing Sungai di Desa Cendana

Luwu Timur – Dalam upaya menjaga ketahanan infrastruktur yang dibangun melalui program TMMD ke-130, Satgas Kodim 1403/Palopo berinisiatif untuk memperkuat tebing sungai di Desa Cendana dengan melakukan pemasangan bronjong, yang dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026).

Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan terhadap berpotensi terjadinya pengikisan tanah yang disebabkan oleh aliran sungai yang deras saat musim hujan, yang bisa mengancam stabilitas jalan dan pondasi jembatan yang baru saja dibangun. Tanpa adanya perlindungan yang tepat, dampak pengikisan ini bisa berakibat fatal bagi akses jalan dan jembatan yang telah dibuat.

Tim melakukan pemasangan sebanyak 40 bronjong kawat galvanis di dua titik yang dianggap rawan. Setiap bronjong diisi dengan sekitar 240 meter kubik batu gunung dan batu kali, disusun rapat untuk memberikan kekuatan dalam menahan tekanan dari aliran air.

Kopda Mursam mengungkapkan bahwa proses pemasangan bronjong dilakukan dengan memperhatikan teknik penyusunan dan pengikatan antarbronjon agar lebih stabil. “Bronjong dipasang pada lokasi yang berisiko terkikis. Batu disusun dengan rapi, dan setiap bronjong diikat satu sama lain agar tidak mudah goyang. Di bagian belakang juga ditimbun dan dipadatkan untuk menguatkan tanah,” katanya.

Proyek ini melibatkan personel Satgas dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong. Selain pemasangan di sisi kiri dan kanan jembatan sepanjang 12 meter, tim juga melakukan penguatan di tikungan jalan sepanjang 30 meter yang berdekatan dengan sungai.

Perlindungan ini mencakup area seluas 120 meter persegi, dengan harapan dapat mengurangi risiko kerusakan pada tebing dan menjaga keutuhan jalan beton sepanjang dua kilometer dari ancaman kerusakan yang diakibatkan oleh aliran sungai.

Dengan langkah penguatan ini, program TMMD tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek pemeliharaan dan perlindungan agar jalan dan jembatan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *