Manokwari Selatan – Partisipasi TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 ditunjukkan tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pendekatan sosial kepada masyarakat. Hal ini terlihat saat Komandan Kodim (Dandim) 1808/Manokwari Selatan, Letkol Czi Sunandar Parius, mengunjungi dan berinteraksi langsung dengan anak-anak di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
Di tengah kegiatan TMMD, Dandim menyempatkan waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak yang berada di sekitarnya. Momen tersebut penuh keakraban, di mana Dandim yang merupakan figur penting di Kodim 1808/Mansel ini meluangkan waktu untuk bercengkerama dan menyapa anak-anak dengan hangat.
Interaksi ini menjadi salah satu upaya TNI dalam menjalin hubungan yang lebih humanis dengan masyarakat. Perhatian terhadap anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa, bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kepedulian mereka terhadap lingkungan di sekitar.
Letkol Czi Sunandar Parius menyatakan bahwa kehadiran Satgas TMMD di Kampung Yamboi tidak hanya berupaya menyelesaikan target pembangunan fisik. Namun, lebih dari itu, program ini juga bertujuan mempererat ikatan antara TNI dan masyarakat. “Kami ingin keberadaan TNI dirasakan manfaatnya oleh warga, melalui komunikasi yang baik dan kedekatan bersama seluruh elemen, termasuk kalangan anak-anak,” imbuh Dandim.
Dengan terselenggaranya TMMD ke-130, Satgas dan masyarakat Kampung Yamboi berkolaborasi untuk membangun kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.
