Jembatan Beton Desa Cendana Menuju Penyelesaian Signifikan dalam TMMD ke-130

Luwu Timur – Pembangunan jembatan beton yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Selasa (20/10/2026), tingkat kemajuan proyek ini telah mencapai 48,41 persen.

Jembatan yang dirancang dengan panjang 6 meter dan lebar 6 meter ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang telah dalam kondisi buruk dan berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna. Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat setempat karena menjadi satu-satunya jalur penghubung yang mendukung berbagai kegiatan sehari-hari.

Setelah menyelesaikan beberapa tahap konstruksi penting, Satgas TMMD bersiap untuk melanjutkan ke proses pengecoran dek lantai jembatan. Tahapan ini merupakan elemen krusial dalam pembangunan jembatan agar struktur yang dihasilkan dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan awal.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan akses yang lebih aman, tetapi juga untuk meningkatkan aktivitas masyarakat di berbagai sektor. “Dengan semangat kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat, kami berharap pembangunan jembatan ini dapat diselesaikan segera agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga,” jelasnya.

Dia menambahkan, keberadaan jembatan yang dikelola dengan baik diharapkan dapat mempercepat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan akses warga terhadap layanan publik. Infrastruktur yang memadai ini juga sangat penting untuk mendukung konektivitas di daerah pedesaan.

Ia menekankan bahwa TNI akan terus berkomitmen untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan daerah dan mengatasi berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat melalui proyek infrastruktur bermanfaat. “Program TMMD ini sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan menjadi simbol dari pemerataan pembangunan yang dirancang untuk menyejahterakan masyarakat,” tutupnya.

Dengan progres yang mencapai angka 48,41 persen, diharapkan pembangunan jembatan beton di Desa Cendana dapat terus berjalan sesuai dengan rencana, sehingga masyarakat segera menikmati akses yang lebih aman dan mendukung kelangsungan aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *