
LUWU TIMUR – Jembatan beton Cendana yang dibangun dalam program TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo menghadirkan nuansa kebersamaan yang unik bagi masyarakat setempat, khususnya di Desa Parumpanai. Pada hari Selasa (3/11/2026), setelah rampungnya pembangunan, jembatan ini menjadi lokasi berkumpul antara personel Satgas dan warga untuk menikmati secangkir kopi setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana yang santai dan tidak formal. Anggota Satgas dan warga duduk bersama, menyeruput kopi hangat sambil berbincang akrab. Gelak tawa serta interaksi yang ramah menghiasi momen ini, di atas jembatan dengan panorama alam Parumpanai yang masih asri dan menawan.
Situasi ini mencerminkan eratnya hubungan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD. Interaksi tak hanya berlangsung saat bekerja bersama di lapangan, tetapi juga dalam momen-momen sederhana seperti ini, yang mempertegas kedekatan antara prajurit dan masyarakat.
Dengan hadirnya Jembatan Cendana, hasil pembangunan ini diharapkan dapat memicu kemudahan dalam beraktivitas warga. Salah satu warga bahkan mengungkapkan rasa palanganuanya, “Ngopi di jembatan baru ini rasanya sangat nikmat. Ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras kita bersama. Di sinilah terlihat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.”
Pengalaman sederhana seperti ini menggambarkan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik tetapi memperkuat hubungan sosial. Kehadiran Satgas bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk menumbuhkan kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong, yang tercermin dalam setiap detik kebersamaan di atas Jembatan Cendana.
