Jembatan Tahan Bencana dengan Teknologi Bronjong oleh Satgas TMMD Luwu Timur

Luwu Timur – Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus berupaya memperkuat infrastruktur publik agar bisa bertahan dari ancaman cuaca ekstrem dan banjir. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memasang bronjong di area jembatan yang terletak di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada hari Senin (19/10/2026).

Pemasangan bronjong ini merupakan bagian dari tambahan sasaran fisik dalam program TMMD ke-130. Aktivitas ini dilaksanakan untuk meningkatkan kekuatan pondasi serta tebing jembatan, sehingga dapat mengurangi risiko tanah longsor dan erosi akibat arus sungai, terutama saat musim hujan.

Anggota Satgas bekerja sama dengan masyarakat setempat secara bertahap melakukan serangkaian pekerjaan, mulai dari penganyaman kawat bronjong, pengisian dengan batu kali, hingga memasang serta menata bronjong di sisi kiri dan kanan jembatan.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dalam program TMMD bukan sekadar mengejar penyelesaian, tetapi juga harus memperhatikan aspek kekuatan dan ketahanan jangka panjangnya. “Demi kestabilan dan keberlangsungan, kita memasang bronjong di tepi jembatan Parumpanai. Ini bertujuan agar jembatan dapat bertahan dan tidak mudah terkikis oleh banjir, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat selama 10 hingga 20 tahun ke depan,” tegasnya.

Dengan adanya bronjong, warga merasa lebih aman, terutama setelah mendapati bahwa tepi jembatan sebelumnya sering tergerus air saat hujan lebat. Masyarakat berharap, berkat pemasangan bronjong, jembatan dan jalan di sekitarnya akan menjadi lebih kuat dan terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *