
Luwu Timur – Warga di kawasan jembatan Desa Cendana kini merasakan kenyamanan yang lebih berkat upaya pemasangan bronjong yang dikerjakan oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo. Proyek ini dilaksanakan untuk mengatasi kekhawatiran yang tumbuh akibat potensi longsor dan erosi yang sering terjadi, terutama saat hujan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (19/10/2026).
Bronjong dibuat dari kawat yang diisi batu kali, berfungsi dengan baik sebagai penahan tanah di tepi jembatan. Dengan adanya bronjong ini, diharapkan risiko tanah tergerus akan berkurang, melindungi infrastruktur jembatan dari dampak aliran air yang deras selama musim hujan.
Komunitas dan anggota Satgas bekerja secara kolaboratif dalam proyek ini. Mereka melakukan proses penataan bronjong dengan menganyam kawat dan memasukkan batu kali, sehingga keamanan jembatan di dua sisi dapat terjamin. Pengerjaan yang melibatkan masyarakat ini menunjukkan solidaritas yang tinggi dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur.
Bapak Hadi (55), seorang warga setempat, menyampaikan rasa syukur atas adanya bronjong tersebut. “Terima kasih banyak kepada pihak tentara. Sebelumnya, kami selalu khawatir saat hujan deras karena tanah di sekitar jembatan sering longsor. Dengan bronjong ini, kami merasa lebih aman dan nyaman,” katanya. Saat ini, pemasangan bronjong masih terus dilaksanakan, diharapkan dapat memperkuat akses antara Desa Cendana dan desa-desa sekitarnya, memberikan perlindungan yang lebih baik untuk waktu yang lama.
