Manokwari Selatan – Kemanunggalan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat jelas dalam kegiatan TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1808/Manokwari Selatan. Kali ini, di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, masyarakat setempat, khususnya mama-mama Papua, berkolaborasi dengan anggota Satgas untuk menyelesaikan berbagai tugas yang menjadi sasaran fisik program tersebut.
Kehadiran para mama-mama Papua di lokasi pembangunan menandakan adanya ikatan yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Mereka terlibat aktif dalam setiap tahap pekerjaan, menunjukkan sinergi yang solid dalam mendukung proyek yang bertujuan memajukan kampung mereka.
Pekerjaan seperti mengaduk dan memindahkan material dilakukan secara kolektif. Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta—baik warga sipil maupun prajurit—bekerja tanpa ada sekat, semua demi mencapai tujuan yang sama yaitu mempercepat pembangunan di wilayah mereka.
Keterlibatan masyarakat dalam TMMD ini memberikan mereka kesempatan untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerahnya sendiri. Di sisi lain, bagi prajurit TNI, interaksi dan kerja sama dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pengabdian dan upaya penguatan hubungan sosial.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan selama TMMD ini mengungkapkan bahwa program tersebut tidak hanya fokus pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan untuk mempererat persaudaraan antara TNI dan rakyat.
Kodim 1808/Mansel terus mendorong agar hasil dari TMMD dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Partisipasi aktif seluruh warga adalah kunci agar setiap sasaran pembangunan dapat terwujud dengan baik.
Kehadiran mama-mama Papua dalam kegiatan ini pun mencerminkan kuatnya rasa saling memiliki untuk mendukung program pemerintah melalui TMMD. Melalui semangat kebersamaan yang terpancar, TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel terus berupaya membangun desa dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
