
Luwu Timur – Dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo, suasana gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada Minggu (18/10/2026).
Keberadaan prajurit TNI, anggota Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat lokal yang bekerja sama tanpa rasa canggung menjadi penanda dari kegiatan ini. Mereka membantu menyelesaikan pembangunan infrastruktur seperti jalan rabat beton dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), mulai dari mengangkut pasir menggunakan gerobak, mengaduk semen, hingga para ibu yang dengan sepenuh hati menyediakan makanan untuk para pekerja.
Di Desa Parumpanai, suasana kemanunggalan antara TNI dan rakyat terlihat begitu jelas. Gelak tawa, peluh, dan semangat berbagi terlihat bersatu menciptakan tenaga yang kuat dalam menyukseskan aktivitas ini.
Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-130 menegaskan bahwa gotong royong adalah unsur esensial dalam kegiatan ini. “Kita ingin menghidupkan kembali nilai-nilai itu. TMMD ke-130 bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat budaya gotong royong yang merupakan identitas bangsa kita. TNI dan rakyat saling membutuhkan untuk mencapai keberhasilan program ini,” ujar Dansatgas.
Salah satu warga, Bapak Juma (48), yang berprofesi sebagai petani di Desa Parumpanai turut menyatakan pendapatnya. “Saya sangat senang, tentara dan warga bekerja sama seperti ini, tidak ada yang merasa berbeda. Kami semua mengangkat batu bersama dan makan siang bersama. Rasanya sangat dekat dengan TNI,” katanya.
Hingga kini, pembangunan infrastruktur di Desa Parumpanai telah mencapai lebih dari 30% dan terus dipercepat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang kental.
