Membangun Kebersamaan: TNI dan Polri Berkolaborasi di TMMD Luwu Timur

Luwu Timur – Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 oleh Kodim 1403/Palopo, pemandangan kebersamaan sangat terlihat di Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur. Di sana, anggota TNI dari berbagai angkatan, yaitu Angkatan Darat, Laut, dan Udara, bersama dengan personel Polri, bekerja sama tanpa memandang seragam dalam kegiatan pembangunan bersama masyarakat.

Pada hari Senin (19/10/2026), para prajurit terlihat berkolaborasi untuk mengecor jalan rabat beton dan memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH). Mereka secara bergotong-royong mengangkut bahan-bahan seperti semen, mendorong gerobak artco, serta menuangkan adukan beton ke area yang ditentukan.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ada batasan yang terlihat antara berbagai seragam. Semua anggota saling membantu dan menjalankan tanggung jawab masing-masing demi mempercepat penyelesaian program TMMD yang telah ditetapkan.

Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-130, mengungkapkan bahwa kebersamaan ini merupakan manifestasi nyata dari sinergi antara TNI dan Polri dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan kegiatan TMMD ke-130, kami menunjukkan bahwa TNI dan Polri bersatu, kompak, dengan satu tujuan. Kami bekerja tanpa membedakan seragam, karena baik TNI AD, AU, AL, maupun Polri semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu masyarakat,” jelasnya.

Kekompakan ini juga dirasakan oleh salah satu anggota Polri yang terlibat, Bripda Samsul dari Polres Luwu Timur. Dia merasa bangga bisa berpartisipasi dalam TMMD dan merasa diterima seperti bagian dari keluarga oleh prajurit TNI.

“Rasa bangga bisa bergabung dengan TMMD Kodim 1403/Palopo. Kami benar-benar diterima dengan hangat oleh teman-teman TNI. Saya merasakan kebersamaan, di mana tidak ada senioritas, semua bekerja bersama demi masyarakat Parumpanai dan Cendana. TNI-Polri solid, rakyat sejahtera,” ujarnya dengan semangat.

Kegiatan bersama TNI, Polri, dan masyarakat ini semakin memperkuat semangat gotong royong di kalangan warga. Mereka juga terdorong untuk berpartisipasi langsung dalam proses pembangunan.

Melalui kolaborasi yang terjalin selama pelaksanaan TMMD, Satgas optimis semua target, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan dalam waktu yang ditentukan agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *