
LUWU TIMUR – Antusiasme anak-anak terhadap kehadiran prajurit TNI terlihat jelas saat mereka menyaksikan berbagai aktivitas Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur.
Salah satu anak yang sangat terinspirasi adalah Fajar, yang baru berusia 9 tahun dan sedang duduk di bangku kelas III SD. Fajar dengan penuh semangat mengungkapkan betapa senangnya ia melihat para prajurit bertugas membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan nada yang ceria, Fajar menceritakan kebiasaannya berkunjung ke lokasi proyek sesaat setelah pulang sekolah. Menurutnya, melihat prajurit yang bahu-membahu mengangkat material dan melakukan pengecoran jalan adalah pemandangan yang sangat menarik dan menggugah semangatnya.
“Seru sekali lihat Om Tentara bekerja. Mereka kuat-kuat! Setiap pulang sekolah, saya ke sini untuk melihat mereka mengerjakan jalan. Nanti jalannya bagus, jadi saya bisa bersepeda. Saya juga ingin jadi tentara kalau sudah besar,” ucap Fajar penuh harapan.
Cerita Fajar mencerminkan bagaimana program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menarik perhatian anak-anak. Mereka belajar tentang nilai-nilai kerja keras, kedisiplinan, dan semangat gotong royong yang diperagakan oleh para prajurit.
Di area TMMD, terlihat banyak anak-anak lain yang juga menemani para anggota Satgas. Mereka duduk, memperhatikan pekerjaan, menyapa prajurit, dan memberikan dukungan dengan sorakan semangat. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang hangat di tengah kesibukan pembangunan.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., mengapresiasi kedekatan ini. Ia mengungkapkan bahwa sambutan anak-anak menjadi salah satu indikasi positifnya penerimaan masyarakat terhadap Satgas TMMD.
“Melihat antusiasme anak-anak yang menemani kami bekerja, rasanya sangat membahagiakan. Mereka memberikan semangat sederhana namun sangat berarti bagi kami yang bertugas jauh dari keluarga,” katanya.
Ia berharap interaksi positif ini dapat memberikan inspirasi serta memperkenalkan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa sejak usia dini.
Namun, keselamatan anak-anak tetap menjadi perhatian utama saat mereka berada di lokasi proyek. Aktivitas konstruksi yang melibatkan berbagai alat dan material mengharuskan pengawasan agar anak-anak bisa menikmati pengalaman menonton dari tempat yang aman.
Pembangunan jalan melalui TMMD ke-130 diharapkan dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat seperti kemudahan mobilitas dan mendukung aktivitas anak-anak di desa. Harapan Fajar untuk bersepeda di jalan yang lebih baik merupakan salah satu bentuk nyata dari hasil pembangunan yang dirasakan oleh generasi muda.
Cerita ini menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan harapan, mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, serta menginspirasi anak-anak untuk mengejar cita-cita mereka.
