Ambon – Aktivitas program TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1504/Ambon mulai tampak sejak hari pertama pelaksanaannya. Tidak hanya mendistribusikan bahan bangunan, tim Satgas juga segera mengambil langkah pertama dalam pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon pada Rabu (14/10/2026).
Sejak pagi hari, anggota Satgas bekerja sama dengan masyarakat melakukan pengangkutan bahan bangunan. Material awal yang dibawa ke lokasi meliputi kayu papan serta berbagai alat yang diperlukan untuk memulai pembangunan.
Selanjutnya, enam ret pasir juga didistribusikan ke berbagai lokasi proyek. Material ini penting untuk mendukung kegiatan pembangunan RTLH, sistem pipanisasi, reservoir air, MCK, serta akses jalan setapak.
Selain melakukan distribusi material, para tukang mulai menjalankan tugas awal dengan memasang patok pondasi di rumah warga yang bernama Thomas Waas dan Exel Tuhumuri. Upaya ini dilakukan dengan cepat agar proses pembangunan bisa segera bergerak ke tahap berikutnya. Dandim 1504/Ambon, Letkol Inf Rudolf Gleend Paulus, yang juga sebagai Dansatgas, menegaskan bahwa hari pertama difokuskan guna memastikan semua bahan siap di sekitar lokasi pembangunan.
“Material harus tersedia di lapangan supaya pekerjaan fisik bisa dimulai segera tanpa penundaan,” ujarnya. Di sore hari, tim Satgas melanjutkan distribusi bahan lain seperti semen, besi beton, kayu, pipa, dan perlengkapan tambahan. Seluruh proses kegiatan diakhiri pada pukul 17.05 WIT.
Bagi Thomas Waas dan Exel Tuhumuri, dimulainya pemasangan patok menjadi simbol awal dari pembangunan rumah yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas tempat tinggal mereka. Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari kehadiran TNI dalam mendukung masyarakat serta mendorong pembangunan yang merata di daerah yang membutuhkan.
