Sosialisasi Stunting di Tentena: Satgas TMMD Ajak Masyarakat Peduli Gizi Anak

POSO – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan stunting, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1307/Poso melaksanakan program penyuluhan di Kantor Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, pada Rabu (28/10/2026) mulai pukul 09.00 WITA.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya langkah preventif terhadap stunting dari usia dini. Sekitar 75 peserta turut hadir, yang terdiri dari ibu hamil, orang tua balita, kader Posyandu, kader PKK, serta perangkat desa yang berasal dari daerah sasaran TMMD.

Penyuluhan dipimpin oleh Pasi Log Kodim 1307/Poso, Kapten Cba Isak Alfonsus Sinay, dan menghadirkan dr. Fia dari Dinas Kesehatan Kabupaten Poso/Puskesmas Tentena sebagai narasumber. Pada sesi penyuluhan, peserta mendapatkan berbagai informasi tentang kebijakan daerah untuk mengurangi stunting, faktor penyebab dan dampak dari stunting pada anak, serta pentingnya gizi yang cukup pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Selain mendapatkan materi, peserta juga menyaksikan demonstrasi cara membuat makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi dengan menggunakan bahan lokal, serta diajarkan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan terhadap 40 balita dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi serta lingkar kepala, di mana 10 balita ditemukan terindikasi stunting dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Dengan kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1307/Poso berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi serta pemantauan perkembangan anak. Kegiatan yang terjalin baik ini menciptakan komitmen kolektif untuk bersama-sama mewujudkan desa bebas stunting, didukung oleh Babinsa dan tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Penyuluhan berjalan dengan lancar dan tertib, serta mendapatkan respons positif dari masyarakat Kelurahan Tentena. Ini merupakan contoh kemitraan yang baik antara TNI dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *