
LUWU TIMUR – Dalam upaya mencapai target pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 oleh Kodim 1403/Palopo, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Setiap anggota TNI dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan fisik diharuskan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau Alat Pelindung Kerja (APH) secara lengkap.
Inisiatif ini diterapkan pada projek pembangunan yang berlangsung di Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Kecamatan Wasuponda dan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis (22/10/2026). Sebelum memulai kegiatan seperti pengecoran rabat beton dan pemasangan bronjong jembatan, seluruh personel diwajibkan untuk mengikuti apel pengecekan. Dalam apel ini, Satgas TMMD membagikan APH, termasuk helm proyek, sarung tangan karet tebal, sepatu boot, kacamata pelindung, dan masker.
Pembagian APH ini dilakukan setiap pagi untuk memastikan bahwa semua personel yang bertugas di lapangan dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang memadai. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dan SSK Satgas TMMD, Kapten Inf. Mika Ramang, yang mengawasi pelaksanaan secara langsung.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., menegaskan pentingnya keselamatan personel lebih diutamakan daripada mengejar target pekerjaan. “Keselamatan adalah yang paling utama, apapun semangat kita, jika tidak menggunakan APH, saya akan hentikan. Kami memastikan setiap pagi melakukan pembagian APH agar seluruhnya aman dalam bekerja,” ungkapnya.
Keberhasilan dalam pelaksanaan TMMD, menurutnya, tidak hanya diukur dari pencapaian fisik tetapi juga dari bagaimana proses tersebut berlangsung dengan aman. “Target boleh 100 persen, namun keselamatan harus 1000 persen. Zero accident adalah prioritas di TMMD ke-130 ini,” tambahnya.
Penggunaan perlengkapan keselamatan ini memberikan perlindungan bagi prajurit dan masyarakat saat melaksanakan tugas yang berisiko. Salah satu warga Desa Cendana, Jumaing (45), menyatakan bahwa pembagian APH sangat membantu mereka, “Kami sangat berterima kasih atas sarung tangan dan sepatu boot yang diberikan. Ini sangat membantu kami agar tidak terluka saat bekerja. Kami diajarkan cara kerja yang aman. Terima kasih, Satgas TMMD!”.
Penerapan disiplin keselamatan kerja menjadi aspek penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, yang hingga saat ini masih berlangsung aman, lancar, dan tanpa kecelakaan.
